Pidato berapi-api Jokowi

12th Jan 19 10:24 pm

Pidato Berapi-api Jokowi: Negara Punah Hingga Tuduhan Antek Asing

Foto: Ari Saputra

Jakarta – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato di depan para alumni sejumlah universitas. Dengan penuh semangat Jokowi menegaskan bahwa dia tak ingin Indonesia bubar dan punah.

“Kita harus optimis, kita harus optimis, kita harus optimis, jangan sampai ada pesimisme di antara kita. Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar, nggak ada! Jangan sampai ada yang bilang Indonesia punah, tidak ada! Tidak ada, tidak ada, saya katakan tidak ada,” ujar Jokowi dalam acara deklarasi alumni sejumlah universitas di Plaza Tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Capres petahana Jokowi berpidato dengan berapi-api di hadapan alumni sejumlah universitas.
Capres petahana Jokowi berpidato dengan berapi-api di hadapan alumni sejumlah universitas. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

Capres nomor urut 01 itu jengkel terhadap narasi-narasi yang justru membangun pesimisme. Jokowi menekankan semua pihak untuk membangun optimisme.

“Kita harus optimis, kita harus optimis, kita harus optimis. Saya kadang jengkel dan marah untuk hal-hal seperti itu. Bagaimana negara sebesar Indonesia ini, kita tidak bangun optimisme, kita tidak bangun optimisme, kita tidak bangun optimisme?” ujar Jokowi.

“Sesulit apa pun rintangan itu, sesulit apa pun rintangan itu, sesulit apa pun hambatan itu, kita harus bersama-sama membangun negara ini!” kata dia.

Jokowi juga menyampaikan sejumlah topik dengan berapi-api. Dia begitu semangat saat menepis tudingan yang menyebut dia antek asing.Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan pemerintah saat ini sudah bekerja prorakyat. Buktinya, pemerintah berhasil mengambil alih Blok Mahakam dan merebut 51 % saham PT Freeport Indonesia.

“Presiden Jokowi isu-isunya banyak di bawah. Mungkin di sini tidak ada, tetapi Presiden Jokowi diisukan antek asing, antek asing, antek asing. Saya ingin menyampaikan, yang namanya Blok Mahakam 100 persen dikelola Pertamina yang sebelumnya dikelola Jepang dan Prancis,” tegas Jokowi.

Jokowi meminta isu-isu miring seperti antek asing harus dijelaskan dan ditangkis. Ia lalu menyinggung soal sulitnya pemerintah merebut saham Freeport.

“Jangan dibolak-balik seperti itu. Dipikir merebut 51 persen saham Freeport selama 4 tahun itu mudah? Sangat sulit sekali, sangat sulit sekali,”

Di acara deklarasi dukungan alumni sejumlah universitas ini Menhub Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menko PMK Puan Maharani dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko serta penyanyi Adhie MS, turut hadir. Setelah deklarasi, Jokowi mendapatkan jaket kerja dari para alumni universitas.
(zak/idn)

Leave a Reply